Van Gogh dan warna lukisannya…

Vincent Willem van Gogh (ucapan Belanda: [vɪnˈsɛnt vɑnˈxɔx] (bantuan·info)) (30 Maret 185329 Juli 1890) adalah pelukis pasca-impresionis Belanda. Lukisan-lukisan dan gambar-gambarnya termasuk karya seni yang terbaik, paling terkenal, dan paling mahal di dunia. Van Gogh dianggap sebagai salah satu pelukis terbesar dalam sejarah seni Eropa.

Pada masa mudanya Van Gogh bekerja pada sebuah perusahaan penjual karya seni, dan setelah beberapa waktu bekerja sebagai guru, ia melayani sebagai misionaris yang bekerja di wilayah pertambangan yang sangat miskin. Ia baru menjadi seniman pada tahun 1880. Mulanya karya-karyanya menggunakan warna-warna yang suram. Baru ketika di Paris ia berjumpa dengan impresionisme dan neo-impresionisme yang warna-warnanya yang lebih cerah dan gaya lukisannya dikembangkannya menjadi sebuah gaya yang unik dan mudah dikenali. Gaya lukisannya ini mencapai tingkat perkembangannya yang penuh ketika ia tinggal di Arles, Perancis.

Awalnya mengikuti tipikal pelukis di zamannya dengan gaya impresionisme. Namun ketidakpuasan terhadap pengekangan ekspresi seni oleh pakem impresionisme membuat ia beralih pada gaya ekspresionisme.

Vincent Van gogh didiagnosa menderita epilepsi yang cukup parah. Diagnosa ini dibuat oleh 2 orang dokter berbeda yang merawatnya. Van Gogh juga pernah memotong telinganya sendiri.

Pada akhir hidupnya, ia merasa dirinya menjadi gila dan akhirnya menghabiskan sisa hidup di R.S. Jiwa Saint Paul-de-Mausole di Saint-Rémy-de-Provence, Perancis. Di R.S. Jiwa Saint Paul-de-Mausole, dia tetap melukis.

inilah jati dirinya menurut wikipedia 😀

 

inilah salah satu lukisan dirinya yg ia lukiss sendiri… kabarnya menurut beberapa sumber warna-warna seperti ini adalah hal baru di jaman nya karena van Gogh menggunakan warna-warna cerah baru.

Vincent van Gogh, The Starry Night. Oil on canvas, 73×92 cm, 28¾×36¼ in. (1889)

English: The Railway Bridge over Avenue Montmajour, Arles. Oil on canvas, 73×92 cm, 28¾×36¼ in. (1888)

Lebih kurang ada 900 lukisan karya Van Gogh yang di simpan di berbagai belahan dunia dan di atas adalah salah satunya..

Dalam suratnya yang sama kepada Theo di tahun 1882, van gogh menuliskan “Ada 2 hal yang harus dipikirkan mengenai seni lukis, bagaimana untuk tidak melakukannya dan bagaimana untuk bisa melakukannya. Bagaimana untuk bisa melukiskan banyak lukisan hanya dengan sedikit warna. Dan bagaimana untuk tidak melukiskannya dengan banyak warna tetapi Anda hanya melukiskannya sedikit”.

Van gogh percaya bahwa untuk menjadi pelukis yang baik Anda harus menguasai teknik menggambar sebelum menambahkan warna. Bertahun-tahun van gogh berusaha untuk bisa menguasai hal tersebut barulah ia memulai untuk menggunakan beragam warna. Saat itu, satu dari beragam aspek yang digunakan oleh lukisan van gogh berhubungan dengan pemakaian warna yang tebal.

Beberapa tahun sebelum kematiannya, van gogh memprediksikan bahwa siapapun orang yang bisa mengetahui bagaimana cara menggunakan warna pada lukisannya sebagaimana orang lain tidak bisa melakukannya, maka ia akan menjadi pelukis ternama di masa depan. Beliau mengekspresikan hal itu pada suratnya yang dikirimkan ke saudaranya theo pada may 1888.

Jadi itu gunanya belajar Color Theory, kurang lebih.. hehehe…

0.Comments

    Leave a Comment

    seven + nine =