Memoar Seorang Pengecut

Memoar Seorang Pengecut

oleh Kalvin

Tak bernyali tapi berambisi
Tak berani menatap mata musuh tapi berani menatap dunia
Menangis bukan hal tabu
Tak ada yang tahu, tapi terjadi begitu saja
Berkomunikasi adalah hal hampir mustahil
Terlihat bodoh, tapi tak merasa pintar
Tertatih membawa beban pikiran
Egoisme merasuk tapi hanya terpaku
Hanya mengembosi batin yang menciut
Sekarang akal sehat mulai sesat
Tidur dan bermimpi sebagai tokoh protagonis
Ku bebas memilih jadi apa
Karena tak seorang pun yang peduli dan mau tahu
Aku pilih tetap bermimpi tuk hindari dunia karena ku pengecut!

0.Comments

    Leave a Comment

    2 × 1 =